Larrieu Klaim Yamaha Masih Berpeluang Raih Gelar Juara EnduroGP 2017

Rider Outsiders Yamaha Official Enduro Team Loic Larrieu gagal mendapatkan hasil maksimal pada gelaran EnduroGP Inggris yang berlangsung pada 23-24 September 2017. Pada race 1 yang mengusung format sprint enduro, Larrieu finish di posisi keempat, kemudian pada race 2 yang menggunakan format cross-country (GNCC) dia finish lebih baik dengan menempati podium ketiga. Sayangnya, pesaing utama Larrieu dalam perebutan gelar juara dunia EnduroGP, Steve Holcombe (Beta Factory Racing) mendapatkan poin yang lebih banyak di EnduroGP Inggris 2017. Holcombe yang memimpin klasemen sementara mampu finish posisi pertama pada race 1, sedangkan pada race 2 berada di posisi kelima. Sebelum EnduroGP Inggris, selisih antara Holcombe dan Larrieu adalah 37 poin di klasemen sementara. Namun pasca EnduroGP Inggris berbedaan di antara keduanya tembus 40 poin (Baca: Klasemen Sementara EnduroGP 2017 Pasca Seri Hawkstone Park – Inggris).

Meskipun selisih poin semakin melar, Larrieu mengklaim bahwa dia bersama dengan Outsiders Yamaha Official Enduro Team masih berpeluang mendapatkan gelar juara dunia EnduroGP 2017. Klaim itu memang cukup berdasar. Sekarang Larrieu tertinggal 40 poin dari Holcombe dan pertarungan masih menyisakan satu seri lagi, yaitu EnduroGP Jerman di bulan Oktober 2017 dengan rencana mempertarungkan dua race. Artinya, masih ada maksimal 50 poin lagi yang bisa diperebutkan oleh para rider. Misal saja Larrieu bisa memenangkan dua race yang tersisa, kemudian Holcombe mengalami sial mulai dari gangguan teknis pada motor, crash, atau hal apapun yang membuat dia tidak bisa mendapatkan minimal 10 poin, maka Larrieu bisa juara EnduroGP 2017.

“Akhir pekan ini kami menghadapi format baru dan itu menjadi pengalaman baru buat kami. Pada hari pertama aku sangat menikmati format sprint racing. Aku berusaha mendapatkan catatan waktu yang konsisten pada tes enduro yang pertama. Kemudian pada hari Minggu dengan format ala GNCC rencana kami adalah melakukan start sebaik mungkin dan kemudian meningkatkan kecepatanku saat lomba. Track di sana sudah rusak sejak race hari Sabtu sehingga sangat sulit menghindari kesalahan-kesalahan kecil. Beberapa minggu terakhir benar-benar hari yang sibuk buatku dan akhir pekan di Inggris ini terasa sangat melelahkan buatku. Kami tetap memiliki peluang mendapatkan gelar juara dan semuanya akan terlihat di seri final di Jerman bulan Oktober,” ungkap Larrieu.

Larrieu memang tidak mustahil bisa mendapatkan kemenangan dalam dua race tersisa di Jerman. Tapi mengharapkan Holcombe melakukan kesalahan hingga mendapatkan kesialan juga bukan perkara mudah. Kenapa? Karena Holcombe adalah rider yang punya performa sangat hebat dan sangat konsisten sepanjang musim 2017. Bahkan di EnduroGP Jerman nanti Holcombe jauh lebih berpeluang mengunci gelar juara EnduroGP 2017 daripada Larrieu. Dia cukup mendapatkan 11 poin dalam dua race, maka gelar juara jatuh ke tangannya. Meraih 11 poin tentu menjadi pekerjaan yang lebih ringan daripada meraih poin penuh (50 poin) dalam dua race.

Leave a Reply