Alfredo Gomez Tidak Kecewa Gagal Menangi Red Bull Sea to Sky 2017

Rider Red Bull KTM Factory Racing Alfredo Gomez datang ke Kemer, Turki, dengan mengusung target tinggi, yaitu memenangkan Red Bull Sea to Sky 2017. Sebagai salah satu rider papan atas Hard Enduro dunia, Gomez punya modal yang sangat kuat untuk memenangkan Red Bull Sea to Sky 2017. Dia punya skill yang sangat bagus dan sering memenangkan kompetisi Hard Enduro. Dua di antaranya adalah menang di Red Bull Minas Rider 2016 dan Red Bull Hare Scramble (Erzberg Rodeo) 2017.

Sayangnya rencana Gomez itu tidak berjalan mulus. Red Bull Sea to Sky 2017 dilombakan selama tiga hari di akhir September 2017 dengan tiga macam terrain yaitu, Beach Race (28/9/2017), Forest Race (29/9/2017), dan Mountain Race (30/9/2017), tapi Gomez gagal memenangkan satu race pun! Saat sesi Beach Race, Gomez hanya bertengger di posisi ketiga, kalah dari Billy Bolt (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing) di urutan pertama dan Jonny Walker (Red Bull KTM Factory Racing) kedua.

“Aku menikmati waktuku di Turki, ini selalu menjadi event yang menyenangkan. Minggu ini dimulai dengan baik ketika aku finish ketiga di Beach Race. Secara keseluruhan race ini sangat ketat dan siapapun bisa berganti posisi dengan cepat. Aku kehilangan posisi keduaku hanya dalam waktu beberapa detik ketika Jonny (Walker) menyalipku di lap terakhir, tapi secara umum hasilnya bagus,” ungkap Alfredo Gomez dalam rilis yang dikeluarkan oleh KTM.

Kemudian pada sesi Forest Race yang rintangannya lebih berat daripada Beach Race, Gomez melakukan beberapa kali kesalahan yang membuatnya jatuh bangun. Gomez pun memutuskan untuk riding dengan kecepatan yang konstan dan tidak terlalu agresif agar bisa finish dengan selamat tanpa mengalami cidera. Dia menyelesaikan Forest Race di posisi keenam. Sebenarnya itu juga bukan posisi yang terlalu buruk untuk start saat sesi Mountain Race.

“Forest Race tidak berjalan dengan baik buatku. Kecepatanku bagus, tapi race berlangsung sangat panas dan berdebu serta pastinya lebih ketat dibandingkan dengan tahun lalu. Aku hanya berusaha menjaga ritmeku agar bisa finish dengan selamat dan mendapatkan posisi start yang bagus di babak final,” ujarnya.

Berlanjut ke Mountain Race yang merupakan babak penentuan, Gomez lagi-lagi melakukan kesalahan dengan start yang buruk. Dalam perjalanan dia memang tampil cukup bagus, mampu mendahului Graham Jarvis (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing). Bahkan Gomez mengaku sudah sangat dekat dengan pimpinan lomba saat itu, Wade Young dan Mario Roman, yang keduanya bernaung di Sherco Factory Racing Team. Tapi dia gagal mendahului Wade Young dan Mario Roman. Malah dia selanjutnya disalip kembali oleh Graham Jarvis sehingga harus puas finish keempat.

“Mountain Race benar-benar ketat. Startku tidak berjalan bagus, aku masuk ke hutan dan mendapati kondisi track sangat berdebu sehingga sangat sulit bisa menunggang motor dengan benar. Hujan yang turun pada malam hari juga membuat sebagian debu telah berubah menjadi lumpur, tentu itu membuat segalanya jadi lebih tricky. Aku berhasil mengejar Graham (Jarvis) dan pada sebagian besar race kami riding sangat dekat. Kemudian aku melihat Mario (Roman) dan Wade (Young) di depan dan aku mencoba melakukan yang terbaik untuk menangkap mereka, tapi aku gagal,” tukas Gomez.

Mengenai posisi keempat yang didapatkan di Red Bull Sea to Sky 2017, Alfredo Gomez mengaku tidak kecewa. Bagi seorang atlet menang atau kalah adalah hal yang biasa. Apalagi dia tidak melakukan start dengan baik, sehingga wajar jika sulit mendapatkan posisi yang bagus. Meskipun demikian, menurutnya akan lebih baik kalau dia bisa masuk ke podium. Pasca Red Bull Sea to Sky 2017, Gomez bakal berlatih lebih keras lagi dan mempersiapkan diri untuk race berikutnya yang tidak kalah sulit.

“Posisi keempat tidak terlalu buruk setelah start yang buruk, tapi pastinya akan lebih baik kalau aku finish masuk ke podium. Aku akan mempersiapkan diriku untuk race berikutnya,” tutup pria asal Spanyol tersebut.

Hasil Akhir Red Bull Sea to Sky 2017:

  1. Graham Jarvis – Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing (Husqvarna TE 300)
  2. Mario Roman – Sherco Factory Racing Team (Sherco 300 SE-R)
  3. Wade Young – Sherco Factory Racing Team (Sherco 300 SE-R)
  4. Alfredo Gomez – Red Bull KTM Factory Racing (KTM 300 EXC)
  5. Billy Bolt – Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing (Husqvarna TE 300)
  6. Jonny Walker – Red Bull KTM Factory Racing (KTM 300 EXC)
  7. Lars Enockl – KTM (KTM 250 EXC)
  8. Paul Bolton – Eurotek KTM (KTM 300 EXC)
  9. Pol Tarres – Beta Factory Racing (Beta RR 2T 300)
  10. Xavier Leon Sole – Husqvarna (Husqvarna TE 300)

Leave a Reply