Monster Energy Honda Team Kejar Kemenangan di OiLibya Rally 2017

Monster Energy Honda Team, tim balap Rally yang ditangani langsung oleh Honda Racing Corporation (HRC), mengaku siap memenangkan OiLibya Rally 2017 yang digelar di Maroko pada 4-10 Oktober 2017. Monster Energy Honda Team datang ke Maroko dengan membawa empat orang rider, yaitu Paulo Goncalves, Kevin Benavides, Ricky Brabec, dan Michael Metge. Hanya Joan Barreda Bort yang absen karena masih belum fit dan sedang dalam pemulihan dari cidera. OiLibya Rally sendiri merupakan seri kelima atau terakhir dari gelaran FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017. Di sini bisa dikatakan seri final yang menentukan siapa penyandang gelar juara FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017.

Salah satu rider Monster Energy Honda Team Paulo Goncalves sekarang berada di posisi kedua klasemen sementara di bawah Pablo Quintanilla (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing). Di OiLibya Rally , Goncalves berpeluang merebut gelar juara dunia FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017 dari Quintanilla. Apalagi selisih antara Goncalves dan Quintanilla tidak jauh. Mereka berdua hanya terpaut lima poin. Faktor lain yang tidak kalah penting, Goncalves pernah memenangkan OiLibya Rally pada tahun 2013.

“Kami telah tiba di salah satu ajang balap rally paling berat menjelang Dakar. Maroko selalu menyajikan race yang sulit yang bisa menguji siapapun dan kami ingin meraih target yang kami pikir ini hampir diraih. Ini akan sangat krusial untuk tidak melakukan kesalahan apapun. Itulah kenapa kami telah berlatih dengan keras dan mempersiapkan race ini dengan sangat baik,” ungkap Goncalves dalam rilis yang dikirimkan oleh Monster Energy Honda Team kepada Goracing.id.

Rekan satu tim Goncalves di Monster Energy Honda Team Kevin Benavides sekarang menempati posisi keempat klasemen sementara. Buat Benavides memang agak sulit merebut gelar juara dunia. Tapi paling tidak dia bisa memperbaiki posisinya di klasemen dan menambah berbagai pengalaman dari track yang disajikan OiLibya Rally 2017. Sementara itu, Ricky Brabec dan Michael Metge datang ke Maroko untuk melakukan latihan dan menambah pengalaman mereka sebelum menghadapi Rally Dakar pada Januari 2018, sembari membantu dua orang rekannya tadi (Goncalves dan Benavides) mendapatkan posisi yang lebih baik di klasemen akhir.

“Ini akan menjadi race terakhir tahun ini sebelum Dakar dan aku pikir setelah apa yang terjadi sepanjang musim ini, kami berada di sini dalam kondisi yang sangat baik. Kami mestinya bisa mengambil keuntungan dari kesempatan yang telah muncul setelah hasil bagus yang dicapai di Atacama Rally dan Desafio Ruta 40. Meskipun demikian, aku pikir yang paling penting adalah tetap fokus untuk menjalani race tanpa melakukan kesalahan,” ujar Benavides.

Menurut Ricky Brabec, pada OiLibya Rally 2017 ini dia tidak begitu mementinghkan hasil akhir race. Baginya yang terpenting saat ikut OiLibya Rally adalah bisa menambah pengalamannya dalam hal navigasi. Bukan rahasia lagi, navgias dalam ajang balap Rally merupakan komponen yang paling sulit. Rider dipaksa menggeber motor dengan kecepatan tinggi di track yang sulit sembari melihat peta jelas bukan perkara mudah.

“Kami harap Rally di Maroko akan bagus buatku dan buat tim. Untuk diriku sendiri, aku ingin menambah pengalamanku dalam bernavigasi, karena seperti yang aku ketahui navigas di balap Rally sangat sulit dan ribet. Yang paling penting, lebih dari hasil akhir, kami bisa finish dengan sensasi yang bagus sebelum menghadapi Dakar,” kata Brabec.

Sementara itu, bagi Michael Metge ini merupakan pertama kali dia menjalani race di OiLibya Rally. Padahal sudah sejak lama Michael Metge ingin bertarung di sini. Sama seperti Ricky Brabec, di OiLibya Rally Michael Metge bakal menimbah lebih banyak pengalaman dalam menghadapi race di gurun pasir Maroko menggunakan motor Honda CRF450 RALLY, serta berusaha membuat motor itu lebih reliable lagi dari kondisi yang ada sekarang.

“Rally Maroko adalah salah satu race yang ingin aku ikuti dalam beberapa tahun terakhir, tapi karena berbagai halangan aku gagal mengikutinya. Saat ini aku rasa aku dalam kondisi yang baik. AKu pikir tujuan dari tim adalah aku bisa memainkan peran yang baik, mendapatkan pengalaman yang lebih banyak dan terus bekerja pada reliability Honda CRF450 RALLY sebelum kami pergi ke Dakar,” tutur Metge.

Race di OiLibya Rally 2017 sendiri bakal digelar selama enam hari mulai 5 Oktober 2017 sampai dengan 10 Oktober 2017 dari Fed menuju Erfoud. Pada hari pertama tes yang dijalani oleh para kontestan tergolong sangat ringan karena mereka hanya akan race Super Special sejauh 54.34 km yang terdiri dari 13.14 km Liaison 1, 12.16 km Special Stage, dan 19.04 km Liaison 2. Barulah pada hari kedua mereka menjalani tes yang sangat berat karena secara total harus menempuh jarak sejauh 855 km dari Fez hingga Erfoud. Tes hari kedua ini boleh dibilang menjadi tes yang paling berat dan paling jauh dalam ajang balap OiLibya Rally 2017, sedangkan pada hari-hari berikutnya jarak yang ditempuh tidak sejauh itu, berkisar antara 200-400 km saja.

Monster Energy Honda Team Manager Raul Castells mengatakan bahwa OiLibya Rally merupakan persiapan akhir bagi tim ini sebelum menghadapi Rally Dakar 2018. Castells berharap para rider Monster Energy Honda Team bisa mendapatkan hasil yang bagus di OiLibya Rally 2017, dan dia sangat bersyukur jika ada rider-nya yang mendapatkan gelar juara FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017. Tapi menurutnya yang paling penting para rider bisa menikmati race dan finish tanpa kendala apapun. Karena walau bagaimanapaun Rally Dakar 2018 jauh lebih penting daripada OiLibya Rally 2017, sehingga dia tidak ingin ada rider yang mengalami cidera.

Klasemen Sementara FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017:

  1. Pablo Quintanilla – Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing (87 Poin)
  2. Paulo Goncalves – Monster Energy Honda Team (82 Poin)
  3. Sam Sunderland – Red Bull KTM Factory Racing (81 Poin)
  4. Kevin Benavides – Monster Energy Honda Team (74 Poin)
  5. Matthias Walkner – Red Bull KTM Factory Racing (63 Poin)
  6. Xavier de Soultrait – Yamalube Yamaha Official Rally Team (33 Poin)
  7. Pela Renet – Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing (31 Poin)
  8. Antoine Meo – Red Bull KTM Factory Racing (25 Poin)
  9. David McBride – Vendetta Racing UAE (24 Poin)
  10. Mohammed Albalooshi – Ride to Abu Dhabi Team (23 Poin)

Leave a Reply