Opsi Lokasi MXGP Semarang 2018, Antara Tanjung Mas atau Mijen

Motocross Grand Prix (MXGP) hampir bisa dipastikan mampir lagi ke Indonesia pada tahun 2018 mendatang, setelah pada tahun 2017 digelar di Pangkal Pinang. Kabar baiknya adalah Indonesia mendapatkan jatah sebagai tuan rumah MXGP 2018 sebanyak dua seri sekaligus dan dua seri ini berjalan secara berurutan. Lokasi yang ditunjuk sebagai tuan rumah MXGP Indonesia 2018 yaitu Pangkal Pinang dan Semarang.

Menurut rencana, MXGP Pangkal Pinang 2018 akan digelar pada 30 Juni 2018 sampai dengan 1 Juli 2018, sementara MXGP Semarang 2018 dihelat satu minggu kemudian alias pada 7-8 Juli 2018. Saat ini penyelenggara masih menyiapkan beberapa alternatif lokasi MXGP Pangkal Pinang 2018, apakah menggunakan venue yang sama seperti tahun 2017 atau menggunakan lokasi baru yang lebih menarik.

“Ada beberapa alternatif. Pak Gubernur (Bangka Belitung) dan kami akan menyajikan lebih menarik lagi dari sebelumnya,” ungkap salah satu penggagas MXGP Indonesia M. Irwansyah, dikutip dari detikSport.

Lalu bagaimana dengan MXGP Semarang 2018? Di mana lokasinya? Lagi-lagi penyelenggara masih belum menetapkan lokasi pasti MXGP Semarang 2018. Dua opsi yang kemungkinan bakal dipilih adalah Tanjung Mas yang berada di pesisir utara dekat dengan pantai atau daerah Mijen yang berada di wilayah pegunungan. Dua lokasi ini dianggap paling pas untuk menyelenggarakan MXGP Semarang 2018.

“Kami sudah menyiapkan dua opsi lokasi di Semarang. Di Tanjung Mas, lokasinya dekat pantai, dan Mijen yang kawasan pegunungan,” kata Kepala Dinas Sosial, Pemuda, dan Olahraga Kota Semarang Gurun Risyad Moko.

Gelaran MXGP Indonesia 2017 yang dilaksanakan di Pangkal Pinang memang berjalan kurang mulus. Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Pangkal Pinang sejak tiga bulan sebelum kompetisi dimulai sampai dengan kompetisi dimulai membuat track penuh dengan lumpur. Track MXGP Indonesia 2017 di Pangkal Pinang lebih mirip seperti track untuk balap Enduro daripada untuk balap Motocross. Kondisi track yang benar-benar buruk itu juga membuat panitia hanya memperlombakan satu race kelas MXGP dari total dua race yang dijadwalkan.

Meskipun MXGP Indonesia 2017 kurang sukses, namun promotor internasional MXGP, Youthstream, tetap mempercayai Indonesia sebagai tuan rumah di tahun 2018. Tidak tanggung-tanggung, Youthstream malah memberikan dua seri sekaligus kepada Indonesia pada MXGP 2018 mendatang. Alasan yang diberikan oleh Youthstream cukup masuk akal, karena antusiasme penonton MXGP Indonesia 2017 sangat tinggi. Total penonton yang masuk mencapai 67.000 orang, dan itu masuk tiga besar penonton terbanyak sepanjang musim MXGP 2017. Indonesia hanya kalah dari MXGP Italia dan MXGP Perancis. Untuk mengantisipasi buruknya cuaca yang terjadi di awal tahun, maka gelaran MXGP Indonesia 2018 digeser menjadi akhir Juni hingga awal Juli 2018.

2 comments

Leave a Reply