Toby Price Sebut KTM 450 RALLY Model Year 2018 Lebih Ringan 10 Kg

KTM untuk pertama kalinya mengeluarkan motor balap baru KTM 450 RALLY model year 2018 ke hadapan publik pada OiLibya Rally 2017 yang merupakan seri terakhir FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017. Pada kesempatan itu sejumlah rider Red Bull KTM Rally Factory Racing seperti Toby Price, Sam Sunderland, Matthias Walkner, dan Antoine Meo pertama kali mencoba KTM 450 RALLY terbaru di kompetisi balap Rally yang sesungguhnya. Lalu, bagaimana pendapat rider mengenai KTM 450 RALLY model year 2018 yang disebut-sebut sebagai all new bike ini?

Juara Rally Dakar 2016, Toby Price, mengungkapkan kepada Transmoto bahwa KTM 450 RALLY model year 2018 merupakan motor yang benar-benar baru dan berbeda dengan KTM 450 RALLY generasi sebelumnya. Menurut Price, KTM 450 RALLY paling gres ini memiliki ukuran yang lebih ringkas, bobot yang lebih ringan, dan lebih mudah dikendarai. Bahkan Price membeberkan KTM 450 RALLY model year 2018 bobotnya lebih ringan 10 kg daripada KTM 450 RALLY model year 2017.

“Impresi pertamaku ada perbedaan besar dari segi penampilan dan feel berkendara. Motor ini lebih ramping, lebih ringan, dan jauh lebih mudah kendarai daripada motor lama. Dan ini punya handling yang jauh lebih baik. Ini merupakan langkah menuju arah yang tepat pastinya. Pertama kali di atas motor (KTM 450 RALLY model year 2018), aku tidak perlu waktu lama untuk membiasakan diri. Ini tetaplah motor yang besar, tapi kamu dapat merasakan perbedaan dengan penurunan bobot 10 kg. Ini lebih ringan dan lebih gesit, yang membantu saat melintasi track yang teknikal seperti dasar sungai atau bagian yang berpasir,” ungkap Price.

Price menambahkan, salah satu keunggulan dari penurunan bobot KTM 450 RALLY model year 2018 sebanyak 10 kg adalah motor ini jadi lebih enak ketika diajak menikung. Bahkan Price merasa mengendarai KTM 450 RALLY terbaru jadi mirip seperti mengendarai motor Motocross. Imbas yang paling terasa tentu saja motor ini menjadi lebih aman dikendarai karena bobot lebih ringan dan handling yang jauh lebih baik.

“Motor ini terasa lebih stabil, terutama ketika kamu berada di ujung tikungan. Dengan motor lama, saat kamu melewati titik keseimbangan, rasanya begitu berat dan ingin melemparkannya. Motor baru terasa jauh lebih ringan pada kondisi itu, ini seperti mengendarai motor Motocross. Aku merasa motor KTM 450 RALLY terbaru lebih aman dikendarai lantaran lebih ringan dan punya handling lebih baik, yang aku harap itu berarti juga tidak cepat membuat lelah pada event-event besar seperti Dakar,” lanjut Price.

Toby Price mengakui dia punya sedikit andil dalam pengembangan motor KTM 450 RALLY model year 2018. Dia memberikan inputan kepada KTM sejak 18 bulan terakhir. Malah sebelum Dakar 2017 dimulai, motor ini sudah mulai dikembangkan oleh KTM. Sejumlah masukan diberikan oleh Toby Price, mulai dari frame, mesin, dan sejumlah modifikasi lainnya pada motor agar motor lebih enak dikendarai saat race.

“Aku memberikan sedikit masukan pada motor baru ini dalam waktu 18 bulan terakhir atau lebih. Kami sebenarnya mulai bekerja pada sekelumit maupun bagian motor ini sejak sebelum Dakar 2017. Sangat keren terlibat dalam proses pengembangan dengan KTM dan membantu mengembangkan berbagai komponen seperti frame, mesin, dan melakukan modifikasi pada komponen motor. Kami telah melakukan pengetesan beberapa tangki bahan bakar yang berbeda dan pilihan fairing yang berbeda pula di tempat khusus pengetesan aerodinamika sebelum versi akhir dikeluarkan,” tuturnya.

Toby Price sendiri merupakan juara Rally Dakar 2016. Sayangnya dia gagal mempertahankan gelar juaranya pada tahun 2017 karena mengalami crash yang menyebabkan patah tulang paha. Proses penyembuhan patah tulang paha Price berlangsung cukup lama. Dia baru menjalani debut balap perdana di OiLibya Rally pada Oktober 2017. Malang tidak dapat ditolak, Price kembali crash di OiLibya Rally 2017. Dia merasa tidak masalah pada tulang paha yang patah, tapi dia justru merasa seluruh bagian kakinya sakit, terutama pada lutut. Price berharap masalah ini cepat selesai dan dia bisa ikut tampil di Rally Dakar 2018.

Leave a Reply