Uniknya Toby Price, Justru Bersyukur Kembali Cidera di Rally Maroko

Toby Price (Red Bull KTM Rally Factory Racing) mengalami crash parah saat berlaga di Rally Dakar 2017. Padahal saat itu dia sedang berjuang habis-habisan untuk mempertahankan gelar juara Rally Dakar yang didapatkan pada tahun 2016. Akibat crash parah itu Price mengalami patah tulang paha sebelah kanan yang membuatnya absen mengendarai motor dalam jangka waktu lama. Bukan rahasia lagi, tulang paha merupakang tulang yang paling besar pada tubuh manusia, sehingga tidak begitu mengejutkan jika proses recovery berlangsung cukup lama jika tulang ini mengalami patah atau retak.

Price sendiri baru menjalani debut di ajang balap Rally pasca cidera pada 5-10 Oktober 2017, tepatnya di OiLibya Rally 2017 yang merupakan seri terakhir gelaran FIM Cross-Country Rallies World Championship 2017. Sangat disayangkan debut Price pasca cidera tidak berjalan mulus. Menggeber motor KTM 450 RALLY terbaru model year 2018, Price justru kembali crash di fase-fase awal lomba. Crash yang dialami oleh Price di Maroko memang tidak parah. Tapi itu sudah cukup untuk membuat sekujur kaki Price terasa sakit. Padahal OiLibya Rally di Maroko rencananya digunakan oleh Price sebagai ajang latihan sebelum bertarung di Rally Dakar 2018.

“Aku pergi untuk mengetes motor di bukit pasir dan aku terus berjalan di lapisan yang keras sampai aku menginjak lapisan lunak di bukit pasir itu, di mana motorku berhenti total. Dan selanjutnya aku terjatuh. Itu hanya crash ringan dengan kecepatan sekitar 30 km/jam, tapi aku sekarang merasakan sakit kembali di sekujur kakiku. Bagian tulang paha (yang patah) terasa baik-baik saja, namun lutut menjadi permasalahan besar yang lain,” ujar Price, dikutip dari Transmoto.

Satu hal yang cukup unik dari Toby Price, dia justru bersyukur kembali mengalami cidera ketika crash di Maroko. Apa alasannya? Menurut Price, dengan dia merasakan sakit saat crash di Maroko, dokter bisa menemukan permasalahan lain yang ada di kakinya. Dengan demikian dokter dapat melakukan tindakan yang cepat dan tepat untuk memperbaiki permasalahan itu. Price mengaku dokter sudah mengganti pen yang terpasang pada paha kanan dan membersihkan bagian dalam lutut, sehingga dia merasa kakinya sudah jauh lebih baik dan siap bertarung di Rally Dakar 2018.

“Kembali mengalami cidera pada kakiku ketika pengetesan di Maroko sebenarnya menghasilkan hal yang positif karena dokter bisa menemukan masalah lain pada kakiku yang perlu diperbaiki. Sekarang semuanya (seluruh perbaikan) telah selesai, kakiku terasa jauh lebih baik daripada sebelumnya. Aku akan terus berjuang di tahap ini dan akan menggeber motor sesegera mungkin,” kata Price.

Menurut penuturan Toby Price, sampai saat ini semuanya berjalan lancar dan dia tetap dijadwalkan akan mengikuti Rally Dakar 2018. Satu hal yang sedikit membuat Price kecewa adalah dia tidak memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan dan latihan. Sebagian besar waktunya tahun ini dihabiskan untuk melakukan recovery cidera. Price absen dari seluruh kompetisi balap Rally musim 2017. Praktis dia tidak menghadapi iklim kompetisi yang sesungguhnya di tahun 2017. Lebih parahnya lagi, Rally Dakar 2018 bakal dimulai hanya dalam waktu satu bulan lagi. Semoga waktu satu bulan itu cukup bagi Price untuk terus menjaga kebugaran, berlatih navigasi, dan melatih skill di atas motor.

Leave a Reply