Jonny Walker Kecewa Gagal Menang di Kompetisi Hard Enduro Hixpania 2017

Rider Red Bull KTM Factory Racing Jonny Walker sebenarnya tampil impresif pada hari pertama dan kedua kompetisi Hard Enduro Hixpania 2017 yang digelar di Spanyol pada 3-5 November 2017 lalu. Pada race hari pertama, Jonny Walker tampil paling cepat sehingga berhak mendapatkan podium pertama. Kemudian pada race hari kedua, dia mampu finish kedua di belakang Mario Roman (Sherco Factory Racing Team).

Sayangnya penampilan impresif rider asal Inggris ini tidak berlanjut pada race hari ketiga alias yang terakhir. Jonny Walker melakukan beberapa kali kesalahan, termasuk ketika crash saat melintasi sebuah bukit yang amat sangat terjal. Hal itu membuat Jonny Walker yang menjadi pimpinan klasemen sementara sebelum race hari ketiga, harus puas berada di podium kedua klasemen akhir. Rider penyemplak motor KTM 300 EXC ini kalah dari Graham Jarvis (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing) yang sukses bertengger di puncak klasemen akhir, sedangkan juara Hixpania 2016 Alfredo Gomez (Red Bull KTM Factory Racing) masuk podium ketiga.

Dalam rilis yang dikirimkan oleh Red Bull KTM Factory Racing kepada Goracing.id, Jonny Walker mengaku kecewa karena gagal mendapatkan kemenangan di Hixpania 2017. Apalagi Jonny Walker kalah sangat tipis dari Graham Jarvis. Meskipun demikian, Jonny Walker juga merasa senang dengan penampilannya di Hixpania 2017 lantaran dia riding dengan sangat baik dan kecepatannya pun dapat diandalkan.

“Sesi Prologue di hari Jumat (3/11/2017) berjalan sangat bagus buatku. Persaingan sangat ketat pada race putaran pendek dengan rider yang sangat banyak, tapi aku berhasil mendapatkan kemenangan, itu sangat baik. Hari Sabtu (4/11/2017) juga berjalan baik buatku, aku tahu aku hanya perlu riding dengan konsisten dan tidak melakukan kesalahan apapun, posisi kedua di sana (race hari kedua) membuatku berada di puncak klasemen sebelum race hari terakhir,” kata Jonny Walker.

“Jalur di hari Sabtu (5/11/2017) sangat bagus, aku menikmatinya dan senang dengan kecepatanku. Aku membuat satu kesalahan yang menyebabkan aku merosot di belakang Graham Jarvis, tetapi setelah itu aku mampu menggeber motor dengan kuat. Aku mencapai bukit terakhir di posisi ketiga di belakang Billy Bolt (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing), namun aku gagal mengendalikan motor saat sudah dekat dengan puncak bukit dan aku harus mengulanginya. Aku finish sangat ketat dengan Graham Jarvis dalam hal perolehan poin, tetapi kemenangannya pada race hari terakhir membuatnya mendapatkan juara umum. Aku kecewa gagal menang, namun aku juga senang melihat bagaimana aku mengendarai motor,” ujar Jonny Walker lebih lanjut.

Leave a Reply