Husky Turunkan Haaker, Gomez, & Billy Bolt di SuperEnduro 2018

Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing semakin serius dalam menggeluti kompetisi FIM SuperEnduro World Championship. Itu bisa dilihat dari lineup rider yang bakal diterjunkan di SuperEnduro 2018 mendatang. Tidak tanggung-tanggung, pabrikan motor yang akrab disapa Husky itu menerjukan tiga rider sekaligus di SuperEnduro 2018. Ketiga rider itu antara lain Colton Haaker, Billy Bolt, dan rider baru Alfredo Gomez.

Colton Haaker yang pada musim 2017 berkompetisi di AMA EnduroCross Championship di Amerika Serikat kembali ditarik oleh Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing ke ajang SuperEnduro pada musim 2018. Dalam rilis yang dikirim oleh Husqvarna Motorcycles kepada Goracing.id, Colton Haaker mengaku sangat termotivasi untuk mendapatkan hasil bagus di SupeEnduro 2018 setelah menjalani pemulihan cidera siku baru-baru ini. Colton Haaker sendiri pernah menjuarai SuperEnduro sebanyak dua kali dalam karirnya.

“Aku sangat cinta dengan SuperEnduro dan aku sangat menanti dimulainya kompetisi ini. Mempertahankan gelar juara SuperEnduro bakal sangat sulit, tapi aku sangat termotivasi memberikan yang terbaik. Mungkin tidak ideal ikut kompetisi setelah mengalami cidera, namun selama semuanya berjalan sesuai dengan rencana aku seharusnya punya peluang bagus untuk merebut juara,” kata Colton Haaker.

Sama seperti Colton Haaker, Alfredo Gomez juga sangat berambisi mendapatkan gelar juara SuperEnduro 2018. Pasalnya, pada musim 2017 lalu bersama dengan Red Bull KTM Factory Racing, Alfredo Gomez mampu memenangkan dua dari empat seri SuperEnduro yang membuatnya bercokol sebagai runner-up klasemen akhir. Dengan dipersenjatai motor Husqvarna TE 300i, Alfredo Gomez menjadi salah satu favorit juara SuperEnduro 2018. Satu hal lagi yang tidak kalah menarik, pada musim 2018 Alfredo Gomez juga terjun di kompetisi Hard Enduro bersama dengan Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing untuk mendampingi Graham Jarvis. Jadi Alfredo Gomez bertarung di dua kompetisi sekaligus, SuperEnduro 2018 dan Hard Enduro 2018.

“Memenangkan separuh ronde musim lalu, aku terbukti dapat konsisten untuk memperebutkan gelar juara. Aku banyak belajar selama mengikuti kejuaraan musim lalu dan aku tidak sabar menunggu untuk bisa menggunakan pengalamanku itu. Aku juga sangat senang mendapatkan Colton Haaker dan Billy Bolt sebagai rekan satu timku. Kami tim yang kuat dan ini memberikan motivitas ekstra untuk melakukan yang terbaik,” ujar Alfredo Gomez.

Sementara itu, rider muda potensial berusia 20 tahun, Billy Bolt, akan menjalani debut perdana di kompetisi SuperEnduro pada musim 2018 mendatang. Di musim 2017 lalu Billy Bolt mendampingi Graham Jarvis di kompetisi Hard Enduro. Belum diketahui secara pasti apakah Billy Bolt juga akan terjun di kompetisi Hard Enduro 2018 bersama Graham Jarvis dan Alfredo Gomez atau tidak. Namun yang pasti, di kompetisi SuperEnduro 2018 Billy Bolt dipersenjatai dengan motor Husqvarna FE 350 dan berupaya mengejar podium pada setiap serinya.

“Ini akan menjadi musim pertamaku di SuperEnduro dan aku benar-benar sangat menantikannya. Aku telah mengikuti (melihat) SuperEnduro selama bertahun-tahun dan aku selalu menantikan untuk mengikutinya. Aku telah berlatih keras dan mengalami peningkatan dalam setiap detail kecil sekalipun. Dan bagusnya adalah di sana ada banyak rider berkualitas bagus musim ini. Aku pikir kami akan melakukan beberapa pertarungan seru dan aku tidak sabar berada di dalamnya,” tutur Billy Bolt.

Berbeda dengan kompetisi EnduroGP dan Hard Enduro yang lombanya dilakukan secara outdoor atau ruangan terbuka dengan kondisi track di alam bebas, SuperEnduro digelar di sirkuit indoor yang rintangannya dibangun sedemikian rupa untuk menguji kecepatan dan ketangkasan, baik rider maupun motor yang digunakan. Rencananya SuperEnduro 2018 diperlombakan sebanyak lima seri, di mana seri pertama akan digelar di Krakow – Polandia pada 9 Desember 2017.

Sebuah hal yang lumrah pula jika seorang rider Hard Enduro juga ikut bertarung di SuperEnduro. Selain Alfredo Gomez dan Billy Bolt, rider Hard Enduro lainnya yang bakal terjun di kompetisi SuperEnduro 2018 adalah Jonny Walker (Red Bull KTM Factory Racing) dan Mario Roman (Sherco Factory Racing Team). Mereka adalah nama-nama rider top Hard Enduro, dan kemungkinan besar akan bertarung sengit memperebutkan gelar juara SuperEnduro 2018.

Leave a Reply