Gas Gas Terjunkan Tiga Pembalap untuk Hadapi Rally Dakar 2018

Pabrikan motor asal Spanyol, Gas Gas Motos, dipastikan ikut ambil bagian dalam ajang balap Rally paling ekstrem di dunia, Rally Dakar 2018. Gas Gas sebelumnya rutin mengikuti Rally Dakar terhitung mulai tahun 2012 sampai dengan tahun 2015. Namun pada tahun 2016 dan 2017 Gas Gas absen di Rally Dakar lantaran harus fokus menghadapi gugatan pailit dan bangkit kembali menjadi sebuah perusahaan yang sehat.

Di bawah arahan manajer tim Giovanni Sala, Gas Gas Rally Team akan mengikuti Rally Dakar 2018 dengan menerjunkan tiga orang rider sekaligus. Mereka adalah Jonathan Barragan, Johnny Aubert, dan Cristian Espana. Kecuali Jonathan Barragan, rider-rider yang diturunkan oleh Gas Gas sudah cukup berpengalaman di ajang balap Rally Dakar, minimal pernah satu kali tampil dalam kejuaraan tersebut.

Johnny Aubert misalnya, pernah mengikuti Rally Dakar 2012, sementara Cristian Espana sudah tiga kali tampil di Rally Dakar. Pada Rally Dakar 2017 lalu Cristian Espana memenangkan kategori Marathon dan secara umum berada di posisi ke-21 klasemen akhir. Jonathan Barragan merupakan satu-satunya rider Gas Gas yang belum berpengalaman di Rally Dakar, dan akan menjalani debut pada Rally Dakar 2018 mendatang.

“Seluruh rider kami memiliki teknik berkendara yang luar biasa dan memiliki pengalaman bagus. Aubert dan Espana sudah pernah berpartisipasi di Dakar, dan untuk Barragan akan menjalani debut perdana (Rally Dakar), meskipun ini akan menjadi balap Rally kedua buatnya. Target awal kami adalah ketiga motor bisa finish di balap yang menantang ini. Kemudian tantangan akan diperluas agar bisa finish di posisi sepuluh besar klasemen akhir,” ungkap Giovanni Sala dalam keterangan resmi yang dipublikasikan oleh Gas Gas.

Menariknya, dalam penampilannya di Rally Dakar 2018 nanti Gas Gas tidak menggunakan mesin atau motor buatannya sendiri. Gas Gas lebih memilih menggunakan mesin buatan KTM. Itu berarti motor yang digunakan oleh Jonathan Barragan, Johnny Aubert, dan Cristian Espana akan mirip atau bahkan identik dengan KTM 450 RALLY dan Husqvarna FR 450 RALLY. Gas Gas mengatakan pemakaian mesin KTM menjadi opsi terbaik untuk bisa bertarung di Rally Dakar 2018 karena sampai saat ini Gas Gas belum memiliki lineup mesin 4-stroke. Lineup motor Enduro milik Gas Gas baru ada EC 250 Racing dan EC 300 Racing yang semuanya menggunakan mesin 2-stroke. Sangat sulit bagi Gas Gas bisa bersaing di Rally Dakar jika menggunakan mesin 2-stroke lantaran konsumsi bahan bakarnya sangat boros. Padahal dalam ajang balap Rally Dakar ini menuntut mesin yang lebih hemat bahan bakar karena jarak tempuh sangat panjang, sedangkan titik-titik pengisian bahan bakar sudah ditentukan oleh penyelenggara.

Leave a Reply