Jonathan Barragan: Ikut Bertarung di Rally Dakar Selalu Menjadi Impianku

Gas Gas akhirnya secara resmi memberikan konfirmasi akan ikut bertarung dalam ajang balap Rally paling bergengsi di dunia, Rally Dakar 2018. Tidak tanggung-tanggung, Gas Gas Rally Team langsung menurunkan tiga pembalap sekaligus di Rally Dakar 2018. Salah satu di antaranya adalah Jonathan Barragan yang pada musim 2017 menekuni ajang balap EnduroGP, khususnya di kelas Enduro 2.

Pada Januari 2018 nanti akan menjadi debut perdana bagi Barragan di Rally Dakar. Sebelumnya Barragan lebih banyak menekuni ajang balap Enduro dan belum pernah sama sekali berkompetisi di Rally Dakar. Meskipun masih minim pengalaman, Barragan akan menjadi rider andalan bagi Gas Gas Rally Team di Rally Dakar 2018. Mampukah Barragan mewujudkan ambisi Gas Gas?

Dalam rilis resmi yang dikeluarkan oleh Gas Gas, Barragan mengatakan bahwa mengikuti ajang balap Rally Dakar merupakan suatu hal yang diimpikannya sejak lama. Barragan pun mengucapkan terima kasih kepada Torrot selaku induk usaha dari Gas Gas yang telah memberikannya kesempatan bertarung di Rally Dakar 2018.

“Dakar selalu menjadi impian buatku. Ini sangat atraktif tapi sekaligus menjadi tantangan yang sulit, karena harus membalap selama dua minggu dan aku tidak pernah menghabiskan waktu selama itu untuk membalap dengan motor. Meskipun demikian, aku yakin waktunya telah tiba dan aku siap menerima kesempatan yang diberikan oleh Torrot kepada kami,” ungkap Barragan.

Mengenai target, Barragan tidak muluk-muluk. Dia hanya berharap tidak melakukan kesalahan navigasi, tidak mengalami gangguan teknis pada motor, dan tidak mengalami kecelakaan sehingga bisa menyelesaikan balap sebanyak 14 stage selama dua minggu tersebut. Bagi Barragan, bisa finish di setiap stage pada Rally Dakar 2018 saja sudah menjadi prestasi yang sangat bagus bagi pemula seperti dirinya.

“Aku tahu ini adalah balap Rally yang amat sangat sulit dan targetku adalah tidak melakukan kesalahan navigasi, berhati-hati agar tidak mengalami kerusakan teknis, dan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak terjatuh,” ujarnya.

Seperti diketahui, Rally Dakar 2018 akan dimulai pada 6 Januari 2018 dan berakhir pada 20 Januari 2018. Selama dua minggu para rider akan membalap sejauh lebih dari 9.000 km, dengan rincian sekitar 4.500 km merupakan Special Stage (SS) yang dihitung catatan waktunya dan 4.500 km sisanya adalah track penghubung (Liaison) yang tidak dilakukan pencatatan waktu. Para peserta balap hanya akan diberi waktu istirahat selama satu hari pada pertengahan kompetisi, persisnya ketika mereka sampai di La Paz (Bolivia).

Gas Gas akan kembali tampil di Rally Dakar 2018 setelah absen selama dua tahun (2016 & 2017). Sebelumnya Gas Gas sempat mengikuti kompetisi Rally Dakar pada tahun 2012-2015. Menariknya, pada Rally Dakar 2018 nanti ketiga pembalap Gas Gas, yaitu Jonathan Barragan, Johnny Aubert, dan Cristian Espana, akan menggunakan mesin KTM 450 RALLY. Gas Gas tidak malu ataupun gengsi menggunakan motor brand lain untuk berkompetisi karena proses pengembangan motor Rally milik Gas Gas sendiri masih belum selesai dan belum siap dipakai berlomba.

Leave a Reply