Pasukan Yamaha Tampil Impresif di Dua Stage Awal Rally Dakar 2018

Pada gelaran Rally Dakar 2018, tim Yamalube Yamaha Official Rally Team memang kurang diunggulkan jika dibandingkan dengan tim Red Bull KTM Factory Racing dan Monster Energy Honda Team. Namun faktanya, dua stage awal Rally Dakar menunjukkan bahwa pasukan Yamalube Yamaha Official Rally Team justru tampil mengesankan, impresif, dan sangat berpotensi bertarung memperebutkan gelar juara Rally Dakar 2018 hingga akhir kompetisi nanti.

Di Rally Dakar 2018 ini Yamalube Yamaha Official Rally Team menurunjukan empat orang rider, yaitu dua rider lawas yang kaya pengalaman Adrien Van Beveren dan Rodney Faggotter serta dua rider anyar Xavier de Soultrait dan Franco Caimi. Terlihat pada dua stage awal Rally Dakar 2018 yang sudah dilalui, mereka mampu tampil sangat kompetitif. Adrien Van Beveren misalnya, mampu finish di posisi kedua Stage 1 dan Stage 2 sekaligus. Hal ini membuat Adrien Van Beveren bertengger di posisi kedua klasemen sementara yang membuatnya menjadi salah satu rider Yamaha yang paling potensial bertarung dalam perebutan gelar juara.

“Kami menjalani stage sulit pertama dengan hasil yang bagus. Buatku hari ini bukanlah hari di mana aku ingin menggeber motor dengan kuat. Kita semua tahu masalah navigasi akan cukup rumit sehingga targetku adalah menemukan keseimbangan antara menggeber motor dengan kencang sekaligus tidak melakukan kesalahan. Aku senang karena semuanya berjalan dengan baik dan aku dapat mengamankan posisi kedua lagi hari ini,” ujar Beveren dalam rilis resmi yang dikirimkan oleh Yamaha Racing.

Dua rider anyar Xavier de Soultrait dan Franco Caimi juga tidak kalah mengesankan. Xavier de Soultrait mampu menempati posisi kelima pada Stage 1 dan posisi kedelapan pada Stage 2, sedangkan Franco Caimi sukses merangsek ke posisi ketujuh pada Stage 1 dan kesembilan di Stage 2. Jerih payah dari kedua rider muda itu membuat Xavier de Soultrait dan Franco Caimi masing-masing menempati urutan keenam dan kedelapan klasemen sementara pasca race Stage 2.

“Aku sangat puas dengan performa motor Yamaha-ku di track seperti ini. Secara umum aku senang dengan bagaimana jalannya balapan dan dengan hasilku di dua stage awal. Yang terpenting adalah kami tetap dekat dengan group rider paling atas dan dengan masih banyak stage yang tersisa, apapun bisa terjadi,” kata Xavier de Soultrait dari sumber yang sama.

Sejauh ini hanya Rodney Faggotter rider yang performanya kurang maksimal. Rider asal Australia ini gagal menembus posisi 10 besar pada dua stage awal Rally Dakar 2018. Imbasnya, Rodney Faggotter sekarang harus puas bertengger di posisi ke-21 klasemen sementara pasca race Stage 2. Butuh upaya yang cukup besar dari Faggotter agar dia mampu bersaing dengan rider-rider yang usianya jauh lebih muda meskipun pengalamannya di ajang balap Rally tidaklah sedikit.

Melihat prestasi yang didapatkan oleh para rider Yamalube Yamaha Official Rally Team di dua stage awal ini mesitnya membuat tim mapan seperti Red Bull KTM Factory Racing dan Monster Energy Honda Team waspada. Jika dua tim besar ini lengah, bukan tidak mungkin Yamaha perlahan menuju tangga juara Rally Dakar 2018. Kiprah Adrien Van Beveren, Xavier de Soultrait, dan Franco Caimi layak diperhatikan dengan serius!

Leave a Reply