Pakai Husky FE 250 4T, Graham Jarvis Tetap Garang di Valleys Xtreme

Graham Jarvis merupakan rider Hard Enduro yang sangat identik dengan motor bermesin 2-stroke. Sejak bergabung dengan tim Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing, Graham Jarvis selalu menggunakan motor bermesin 300 cc 2-stroke, yaitu Husqvarna TE 300 dalam setiap kali penampilannya di sebuah kompetisi Hard Enduro. Namun menariknya, pada musim kompetisi 2018 ini Graham Jarvis mulai melirik motor bermesin 4-stroke untuk dipakai di ajang balapan.

Motor bermesin 4-stroke yang digunakan oleh Graham Jarvis di musim 2018 adalah Husqvarna FE 250. Akan tetapi, Husky FE 250 tidak selalu digunakan oleh Graham Jarvis di seluruh ajang Hard Enduro yang diikutinya. Graham Jarvis akan menentukan sendiri kapan harus menggunakan Husky FE 250 dan kapan memakai Husky TE 300. Tidak diketahui secara pasti apa alasan Graham Jarvis mulai melirik Husky FE 250 yang secara power lebih kecil daripada Husky TE 300, begitu juga bobotnya yang sedikit lebih berat.

Penampilan perdana Graham Jarvis menggunakan Husky FE 250 adalah ketika mengikuti kompetisi Hard Enduro Valleys Xtreme 2018 di Inggris, persisnya pada Sabtu-Minggu, 6-7 Januari 2018. Ternyata, daya magis Graham Jarvis yang mengandalkan motor 4-stroke ini tidak luntur sama sekali. Graham Jarvis masih tetap bisa tampil garang, melewati berbagai jalur ekstreme dengan sangat baik tanpa kerepotan. Lebih menarik lagi karena Graham Jarvis mampu memenangkan Valleys Xtreme 2018 seperti yang dilakukannya pada tahun 2017 lalu.

Tidak bisa dipungkiri, level persaingan di Valleys Xtreme memang tidak seketat kompetisi Hard Enduro lainnya seperti Red Bull Romaniacs, Erzberg Rodeo, atau Roof of Africa. Di sana tidak ada nama-nama beken, misalnya saja Alfredo Gomez, Jonny Walker, Mario Roman, Wade Young, atau Billy Bolt yang cukup lazim mengisi podium kompetisi Hard Enduro. Oleh karena itu, sangat wajar pula jika Graham Jarvis bisa menang mudah di Valleys Xtreme 2018 meskipun menggunakan motor 4-stroke. Graham Jarvis finish lebih cepat hampir 20 menit dibandingkan dengan rider yang berada di podium kedua, Sam Winterburn, dan lebih cepat nyaris 35 menit dari pengisi podium ketiga Chris Windle.

Kiprah kedua Graham Jarvis menggunakan motor Husky FE 250 rencananya akan dilakukan di seri pertama British Enduro Championship 2018, yaitu di Tong – West Yorkshire. Apakah Graham Jarvis akan kembali berjaya dengan Husky FE 250? Atau malah justru The King of Hard Enduro akan tumbang dan mengakui bahwa Husky TE 300 masih jadi yang terbaik? Hanya waktu yang bisa menjawabnya…

Leave a Reply