Begini Kondisi Sam Sunderland Pasca Crash di Stage 4 Rally Dakar 2018

Tidak bisa dipungkiri, Rally Dakar merupakan kompetisi balap yang amat sulit diprediksi hasilnya. Bahkan sang juara bertahan pun belum tentu bisa berbicara banyak pada event berikutnya. Rider Red Bull KTM Factory Racing Toby Price misalnya, dia sukses menggenggam gelar juara Rally Dakar 2016. Tapi kemudian pada Rally Dakar 2017 Toby mengalami crash yang membuat tulang pahanya patah. Toby harus menjalani operasi beberapa kali dan melakukan recovery nyaris sepanjang tahun 2017 hingga akhirnya dia kembali berada di atas motor pada Rally Dakar 2018.

Juara Rally Dakar 2017, Sam Sunderland, yang juga merupakan bagian dari tim Red Bull KTM Factory Racing juga sudah mengalami bagaimana kejamnya Rally Dakar. Sebagai juara bertahan, otomatis Sam Sunderland menjadi salah satu rider unggulan di tahun 2018. Penampilannya di tiga stage awal tergolong impresif. Malah Sam Sunderland berhasil memenangkan Stage 1 dan Stage 3. Sayangnya, Sam Sunderland harus tumbang di Stage 4 karena mengalami crash. Dia mengalami cidera pada tulang punggung yang menyebabkannya pulang kampung lebih awal. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa sang juara bertahan tidak otomatis bisa berbuat banyak di Rally Dakar. Lantas bagaimana kronologi crash Sam Sunderland? Dan bagaimana pula kondisinya saat ini?

Dalam rilis yang dikirimkan oleh KTM Factory Racing ke Goracing.id, Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing Alex Doringer mengatakan bahwa kejadian yang menimpa Sam Sunderland dapat terjadi kepada siapa saja. Menurut Alex, Sam Sunderland tidak melakukan banyak kesalahan. Hanya saja dia mengalami nasib buruk dan momen yang tidak menguntungkan. Sekarang ini Sam Sunderland kabarnya sedang dalam perjalanan menuju kampung halamannya di Inggris.

“Dia mendarat dengan keras dan itu memberikan tekanan kuat kepada tulang belakang. Dia mencoba untuk riding kembali (setelah crash), tapi dengan cerdas dia menyadari ada sesuatu yang tidak beres dan kemudian dia berhenti. Dia sedang dalam perjalanan ke Eropa di mana dia akan diperiksa lagi, tapi aku yakin dia akan kembali menggeber motor dan membalap dengan segera. Datang ke event besar seperti Dakar menggunakan nomor start #1 pada motornya (juara bertahan), itu jelas memberikan tekanan kepada rider. Sam berhasil mengatasi tekanan itu dengan baik dan memulai event dengan santai sebelum memberikan beberapa hasil yang bagus. Aku bisa katakan dia sangat fokus dan kencang,” kata Alex.

Tumbangnya Sam Sunderland memang menjadi kehilangan besar bagi Red Bull KTM Factory Racing karena tim orange harus berjuang mempertahankan gelar juara tanpa didukung oleh rider terbaiknya. Sekarang Red Bull KTM Factory Racing memberikan tumpuan yang sangat besar kepada tiga rider lainnya, yaitu Matthias Walkner, Toby Price, dan Antoine Meo untuk memperpanjang rekor juara berturut-turut menjadi 17 kali. Mampukah KTM kembali memenangkan Rally Dakar? Atau justru juara Rally Dakar akan diambil alih oleh Honda atau Yamaha?

Leave a Reply