Meskipun Teman Dekat, Kevin Benavides akan Gempur Adrien Van Beveren!

Pasca race Stage 8, perebutan gelar juara Rally Dakar 2018 semakin mengerucut antara tiga pabrikan, yaitu Yamaha, Honda, dan KTM. Rider Yamalube Yamaha Official Rally Team Adrien Van Beveren untuk sementara waktu memimpin klasemen. Namun Kevin Benavides dari Monster Energy Honda Team berada di belakang Beveren dengan selisih waktu sangat tipis, hanya 22 detik. Dua rider ini memang sangat berpeluang menggondol gelar juara Rally Dakar 2018, meskipun tidak bisa dipungkiri masih ada gerombolan rider dari Red Bull KTM Factory Racing seperti Matthias Walkner, Toby Price, dan Antoine Meo serta satu rider Monster Energy Honda Team Joan Barreda yang tertinggal tidak terlalu jauh.

Dalam sebuah wawancara, Kevin Benavides mengakui memiliki hubungan pertemanan yang dekat dengan Adrien Van Beveren. Namun Kevin akan menggempur habis-habisan Adrien Van Beveren untuk memperebutkan gelar juara Rally Dakar 2018. Hal itu bisa dibuktikan di Stage 8 yang menurut Kevin Benavides merupakan balapan yang sangat panjang dan penuh dengan lintasan kencang di pegunungan. Di Stage 8 itu dengan cepat Kevin Benavides berdampingan dengan Adrien Van Beveren, Toby Price, dan Joan Barreda. Kevin Benavides sempat cukup lama beriringan dengan Adrien Van Beveren, tapi akhirnya Kevin Benavides mampu finish lebih cepat.

“Ini adalah balapan yang sangat panjang, dengan lintasan pegunungan yang kencang. Kami dengan cepat berdampingan dengan Adrien, Toby, dan Joan. Adrien dan aku punya hubungan pertemanan yang bagus. Kami adalah rival di lintasan dan sahabat baik di luar lintasan. Aku menghabiskan cukup banyak waktu bersamanya di lintasan hari ini dan kemudian aku bergerak sangat dekat, ini sangat menyenangkan. Tetapi sekarang, ini akan menjadi pertarungan besar untuk memenangkan gelar,” ungkap Kevin Benavides.

Sementara itu, Adrien Van Beveren juga ikut mengomentari mengenai pertarungan antara dirinya dan Kevin Benavides di paruh akhir Rally Dakar 2018. Menurut Adrien Van Beveren, pertarungan sesungguhnya di Rally Dakar 2018 telah dimulai. Adrien Van Beveren pun mengaku puas dengan hasil yang didapatkan di marathon stage (Stage 7 dan Stage 8) meskipun gagal menjadi pemenang karena di dua stage itu dia mampu menggeber motor dengan kencang tanpa melakukan kesalahan navigasi.

“Kami menggeber motor dengan sangat keras bersama Benavides, Price, dan Barreda di 150 kilometer akhir. Pertarungan telah dimulai. Aku menghabiskan banyak waktu bernavigasi di depan, tapi aku suka meskipun itu lebih berat. Aku senang dengan semua yang sudah terjadi,” kata Adrien Van Beveren.

Walaupun pertarungan perebutan gelar juara Rally Dakar 2018 mengerucut antara Adrien Van Beveren dan Kevin Benavides, mereka berdua tidak boleh lengah sama sekali. Pasalnya, tiga rider Red Bull KTM Factory Racing seperti Matthias Walkner, Toby Price, dan Antoine Meo terus tampil kencang dan konsisten. Dua sahabat beda tim, Adrien – Kevin, tidak boleh melakukan kesalahan sedikitpun di enam stage tersisa jika mereka berdua ingin meruntuhkan dominasi KTM di Rally Dakar. Seperti diketahui, KTM telah menjuarai Rally Dakar sebanyak 16 kali beruntun, dan kini tim orange sedang mengejar gelar ke-17 beruntun.

Leave a Reply