Dakar 2018 – Stage 10: Enam Rider Tersesat Berjamaah, KTM Diambang Juara

Setelah Amaury Sport Organisation (ASO) selaku penyelenggara membatalkan Stage 9 Rally Dakar 2018 dari Tupiza ke Salta karena lintasan terdampak cuaca buruk hingga banjir pada 15 Januari 2018, ajang balap Rally paling ekstrem di dunia ini dilanjutkan langsung ke Stage 10 dari Salta menuju Belen pada 16 Januari 2018. Jarak yang harus ditempuh oleh para rider adalah sejauh 797 km yang terdiri dari 424 km jalur penghubung (Liaison) dan 373 km Special Stage. Lintasan pada Stage 10 ini bisa dibilang cukup variatif dengan 75 persen di antaranya area berpasir, 9 persen tanah, 8 persen bebatuan, dan 8 persen sisanya berupa vegetasi atau tumbuhan. Navigasi tetap akan menjadi faktor paling sulit dalam mengarungi Stage 10.

Pertarungan di Stage 10 menghadirkan banyak drama. Antoine Meo (Red Bull KTM Factory Racing) yang berhasil memenangkan Stage 8 melakukan start paling awal untuk membuka jalan di depan Ricky Brabec (Monster Energy Honda Team), Toby Price (Red Bull KTM Factory Racing), dan Kevin Benavides (Monster Energy Honda Team). Tidak jauh selepas start, Brabec sudah menghadirkan drama. Rider asal Amerika Serikat ini tidak mempercayai navigasi yang dilakukan oleh Meo di depan. Brabec memilih jalur lain. Namun faktanya, jalur yang diambil oleh Brabec itu justru salah, dan Brabec keluar jalur sejauh 2 km.

Berbeda nasib dengan Brabec, Kevin Benavides malah mampu memberikan performa yang sangat baik di awal stage. Saat Special Stage sudah ditempuh sejauh 47 km, Kevin Benavides menjadi rider yang paling cepat, disusul oleh Meo, Joan Barreda (Monster Energy Honda Team), dan Adrien Van Beveren (Yamalube Yamaha Official Rally Team). Di sini drama Brabec masih belum berhenti, karena setelah menempuh 64 km Special Stage dia kembali tersesat hingga lebih dari 3 km dari jalur yang tepat. Brabec kemudian menyadari bahwa dia berada di jalur yang salah. Sayangnya Brabec sudah kehilangan banyak waktu. Kevin Benavides sendiri terus mempertahankan kecepatannya yang sangat kencang. Bahkan pada Check Point 1 (CP1) masih memimpin balapan, persis di depan Toby Price, Barreda, dan Matthias Walkner (Red Bull KTM Factory Racing). Masuk ke ASS1, Kevin Benavides pun masih menjadi yang paling kencang.

Kabar buruk menimpa Luciano Benavides (KTM Factory Racing) yang merupakan adik kandung Kevin Benavides. Rider yang baru pertama kali mengikuti Rally Dakar ini mengalami crash setelah menempuh 229 km di Special Stage. Penyemplak motor KTM 450 RALLY itu mengalami cidera pada tulang belakang. Luciano pun harus mengakhiri kiprahnya di Rally Dakar 2018 untuk menjalani penanganan medis lebih lanjut.

Drama besar kemudian menimpa tiga rider papan atas, yaitu Antoine Meo, Toby Price, dan Kevin Benavides. Tiga orang rider ini saling mengikuti satu sama lain. Padahal mereka sama-sama mengambil rute yang salah. Awalnya mereka tersesat sejauh 3 km. Akan tetapi, mereka tidak kunjung menyadari kesalahannya sehingga terus menjauh hingga 10 km dari jalur yang sebenarnya. Jelas ini akan berpengaruh besar pada posisi mereka di klasemen sementara.

Saat Antoine Meo, Toby Price, dan Kevin Benavides sedang kebingungan berusaha mencari jalur yang benar, Stefan Svitko (Slovnaft Rally Team), Joan Barreda, dan Ricky Brabec justru membuntuti. Hasilnya enam orang rider top di Rally Dakar tersesat berjamaah. Mereka kemudian menggeber motor kembali ke arah lokasi start Special Stage agar bisa mengetahui rute yang benar. Tentu saja sangat banyak waktu yang terbuang percuma.

Matthias Walkner dan Adrien Van Beveren yang sudah berada berada di jalur yang tepat tidak tertarik mengikuti Antoine Meo, Toby Price, Kevin Benavides, dan kawan-kawan. Adrien Van Beveren terus memimpin jalannya lomba, disusul oleh Matthias Walkner kedua. Apes tidak dapat ditolak, hanya 3 km menjelang garis finish Adrien Van Beveren mengalami crash parah. Rider andalan Yamaha ini bangun dan kembali berusaha menaiki motor. Namun baru berjalan beberapa ratus meter Adrien Van Beveren kembali berhenti. Kemungkinan Adrien Van Beveren merasakan nyeri yang luar biasa dan memutuskan out. Adrien Van Beveren lalu dievakuasi menggunakan helikopter tim medis dan dinyatakan mengalami cidera yang sangat parah, mulai dari patah tulang selangka sebelah kanan, cidera leher, hingga cidera tulang punggung. Pupus sudah harapan Adrien Van Beveren untuk menjadi juara Rally Dakar 2018. Padahal sejauh ini rider asal Perancis tampil sangat impresif sehingga mendominasi klasemen sementara.

Dengan banyaknya drama yang dialami oleh rider-rider top, tidak mengherankan jika posisi 10 besar di Stage 10 lebih banyak diisi oleh rider-rider tim privateer maupun rider lapis kedua. Nama beken seperti Matthias Walkner yang bermain sangat rapi dan tidak melakukan kesalahan, meskipun tidak kencang, akhirnya didapuk sebagai pemenang Stage 10 yang penuh drama ini. Posisi kedua menjadi milik Pablo Quintanilla (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing), disusul oleh Gerard Farres (HIMOINSA Racing Team) ketiga, Oriol Mena (Hero Motorsport Team Rally) keempat), dan Jose Ignacio Cornejo (Monster Energy Honda Team) kelima. Andrew Short (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing), Mark Samuels (MEC Team), Daniel Oliveras (HIMOINSA Racing Team), Armand Monleon (Daming Racing Team), dan Joan Pedrero Garcia (Sherco TVS Rally Factory Team) melengkapi posisi 10 besar. Rider-rider yang mengalami drama tersesat semuanya terlempar dari posisi 10 besar. Joan Barreda hanya mampu bertengger di urutan ke-14, Kevin Benavides ke-17, Toby Price ke-19, Ricky Brabec ke-24, Stefan Svitko ke-25, dan Antoine Meo ke-26.

“Ini stage yang sangat keras dan panjang. Setelah bagian pertama, ketika aku melihat Kevin berada enam menit di depan, aku bilang oke, kami tidak bisa terus melaju kencang dengan navigasi yang tricky ini. Sehingga aku mempertahankan kecepatanku dan itu berjalan tidak terlalu buruk. Ketika kita berbicara masalah ranking kemarin, aku nyaris keluar dari peta perebutan gelar juara. Tapi ini adalah Dakar dan setiap hari akan ada banyak perubahan. Aku mencoba untuk mempertahankan ritmeku. Jika aku berada di depan, tentu aku tidak mau terlalu sering ada perubahan (ranking), sebaliknya jika aku dibelakang, perubahan itu menyenangkan, tapi ya inilah Dakar… Jelas aku berpikir aku bisa menang, namun di sana ada enam atau tujuh rider lainnya yang juga bisa menang, dan perjalanan masih cukup panjang. Kita akan lihat seberapa cepat perubahan itu terjadi,” ungkap Matthias Walkner.

Hasil yang terjadi di Stage 10 juga menyebabkan klasemen sementara mengalami perubahan drastis. Kini pimpinan klasemen sementara menjadi milik Matthias Walkner dengan keunggulan 39 menit 42 detik dari Joan Barreda yang berada di posisi kedua, sedangkan Kevin Benavides menempati posisi ketiga dengan ketertinggalan 41 menit 23 detik dari Matthias Walkner. Berarti pula KTM yang diwakili oleh Matthias Walkner sedang berada di atas angin untuk mendapatkan gelar juara Rally Dakar ke-17 secara beruntun. Pasalnya, Rally Dakar 2018 tinggal menyisakan empat stage lagi, sementara Matthias Walkner unggul sangat jauh dari kompetitornya. Matthias Walkner hanya perlu tampil konsisten dan tidak melakukan kesalahan apapun, baik crash maupun kesalahan navigasi, untuk bisa menang di Rally Dakar 2018. Sepertinya memang selalu ada drama agar KTM bisa menang…

Hasil Race Stage 10 Rally Dakar 2018:

  1. Matthias Walkner (Red Bull KTM Factory Racing) – 04:52:26
  2. Pablo Quintanilla (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing) – 05:04:01
  3.  Gerard Farres Guel (HIMOINSA Racing Team) – 05:08:47
  4. Oriol Mena (Hero Motorsport Team Rally) – 05:13:11
  5. Jose Ignacio Cornejo (Monster Energy Honda Team) – 05:15:40
  6. Andrew Short (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing) – 05:16:39
  7. Mark Samuels (MEC Team) – 05:17:16
  8. Daniel Oliveras Carreras (HIMOINSA Racing Team) – 05:17:51
  9. Armand Monleon (Daming Racing Team) – 05:26:44
  10. Joan Pedrero Garcia (Sherco TVS Rally Factory Team) – 05:28:50

Klasemen Sementara Pasca Race Stage 10 Rally Dakar 2018:

  1. Matthias Walkner (Red Bull KTM Factory Racing) – 32:21:03
  2. Joan Barreda (Monster Energy Honda Team) – 33:00:45
  3. Kevin Benavides (Monster Energy Honda Team) – 33:02:26
  4. Gerard Farres Guel (HIMOINSA Racing Team) – 33:08:49)
  5. Toby Price (Red Bull KTM Factory Racing) – 33:11:21
  6. Antoine Meo (Red Bull KTM Factory Racing) – 33:24:38
  7. Ricky Brabec (Monster Energy Honda Team) – 33:42:40
  8. Stefan Svitko (Slovnaft Rally Team) – 33:46:12
  9. Pablo Quintanilla (Rockstar Energy Husqvarna Factory Racing) – 33:51:27
  10. Johnny Aubert (Gas Gas Rally Team) – 34:02:00

Leave a Reply