Stage 12 Rally Dakar 2018 Dibatalkan, Matthias Walkner & KTM Diuntungkan

Stage 12 Rally Dakar 2018 dihelat pada 18 Januari 2018 dengan menempuh rute antara Fiambala – Chilecito dan Chilecito – San Juan. Jarak total pada rute ini adalah 723 km dengan rincian 348 km jalur penghubung (Liaison) dan 375 km Special Stage. Medan pada Stage 12 lebih banyak didominasi oleh jalur tanah dengan komposisi mencapai 65 persen, sedangkan area berpasir hanya 27 persen dan wilayah yang dipenuhi oleh bebatuan cuma 8 persen. Sayangnya, Amaury Sport Organisation (ASO) selaku penyelenggara Rally Dakar terpaksa membatalkan race Stage 12, khususnya untuk motor. Apa alasannya?

Di camp Fiambala, pada Rabu (17/1/2018) malam, penyelenggara pertama kali mengumumkan akan membatalkan race bagian pertama Stage 12 (Fiambala – Chilecito) untuk motor karena alasan keselamatan. Dalam keterangannya, ASO mengatakan helikopter yang memberikan garansi keamanan dalam balap Rally Dakar tidak bisa take off lantaran tebalnya kabut yang menyelimuti jalur pada pagi hari. Kemudian pada bagian pertama Stage 12 ini para rider harus menyeberangi sungai. Namun masalah lain timbul. Akibat cuaca buruk yang terus melanda Argentina, sungai yang ada di jalur Stage 12 antara Fiambala dan Chilecito mengalami banjir sehingga tidak memungkinkan bagi rider untuk melintas. Sebagai konsekuensinya, para rider hanya bisa bertarung di bagian kedua Stage 12 yang menghubungkan antara Chilecito dan Section B (San Juan).

Penyelenggara memberikan waktu yang cukup bagi para rider agar langsung meluncur dari Fiambala menuju Chilecito, lalu diputuskan bahwa start untuk balap motor ditunda selama satu jam setelah keberangkatan para pembalap truk dan mobil. Akan tetapi, kabar ini tidak direspon dengan cukup baik oleh beberapa rider dengan alasan jika truk berangkat lebih awal maka banyak sekali debu berhamburan yang mengganggu pemandangan. Selain itu, truk yang start lebih awal ini bisa membuat jalur sangat rusak sehingga membahayakan para rider. Bagi pemotor, mendahului truk dan mobil pun dipastikan sangat tidak aman. Oleh karena itu, penyelenggara mutuskan untuk membatalkan seluruh Stage 12 bagi motor dan quad bike (ATV).

Pembatalan Stage 11 tentu saja sangat menguntungkan bagi rider Red Bull KTM Factory Racing Matthias Walkner. Tanpa adanya balapan, posisi Matthias Walkner di klasemen tidak tergeser dan tidak mengalami perubahan sama sekali, sedangkan Rally Dakar 2018 tinggal menyisakan dua stage. Satu hal lagi yang menguntungkan, saat ini Matthias Walkner memiliki selisih catatan waktu yang sangat besar dibandingkan dengan Kevin Benavides (Monster Energy Honda Team) yang berada di posisi kedua dan Toby Price (Red Bull KTM Factory Racing) ketiga. Bahkan selisihnya masing-masing 32 menit dan 39 menit. Jika tidak ada kendala, Matthias Walkner bisa mewujudkan mimpi KTM untuk menjuarai Rally Dakar sebanyak 17 kali beruntun. Tentunya pembatalan Stage 12 membuat geram rider tim lain, karena menurut mereka selalu ada jalan untuk memuluskan langkah KTM. Ungkapan kekecewaan itu dinyatakan oleh dua rider Monster Energy Honda Team Ricky Brabec dan Kevin Benavides.

“Stage hari ini dibatalkan, itu sangat disayangkan, dan aku tidak tahu kenapa. Kami telah riding sejauh 700 km di aspal, itu sangat membosankan dan melelahkan. Sekarang setelah stage ini kami tidak bisa jalan, kami tinggal menyisakan dua stage dan aku harap aku bisa mengendarai motor dengan bagus hingga kilometer terakhir,” ungkap Ricky Brabec.

“Sejujurnya aku kecewa karena aku ingin membalap. Penyelenggara ingin motor keluar di belakang truk dan mobil, lalu kami katakan bahwa itu sangat berbahaya. Kami meminta agar mereka memberikan kepada kami start lebih awal daripada truk dan mobil, tapi mereka justru mengeluarkan solusi yang sangat mudah, yaitu membatalkan stage. Aku pikir ini bukanlah keputusan yang tepat, namun tentu ini sudah terjadi. Kami ingin mencoba menggeber motor dengan kuat di dua stage tersisa sebelum finish,” kata Kevin Benavides.

Leave a Reply