Rider Yamaha Adrien Van Beveren Masih Terbaring di Rumah Sakit – Argentina

Mimpi rider Yamalube Yamaha Official Rally Team Adrien Van Beveren menjuarai Rally Dakar 2018 harus kandas setelah mengalami kecelakaan para pada Stage 10, persisnya 16 Januari 2018, dengan rute yang menghubungkan antara Salta dan Belen. Padahal saat itu Beveren memimpin klasemen sementara dan menjadi rider terkencang di Stage 10. Tragisnya lagi Beveren mengalami kecelakaan hanya 3 km menjelang garis finish.

Setelah kecelakaan, Beveren langsung dibawah oleh tim medis menggunakan helikopter ke rumah sakit terdekat, yaitu Rumah Sakit Regional Dr. Vera Baros yang terletak di La Rioja, Argentina. Dari diagnosis dokter, Beveren dinyatakan mengalami patah tulang selangka, patah dua buah tulang rusuk, dan memar pada paru-paru. Lantas bagaimana kondisi Beveren sekarang?

Dalam rilis yang diterima oleh Goracing.id dari Yamaha Racing pada 17 Januari 2018 yang lalu, rencananya Beveren diterbangkan ke kampung halamannya di Perancis untuk menjalani recovery dan perawatan lebih lanjut pada 17 Januari 2018 atau 18 Januari 2018. Tapi faktanya, sampai sekarang Beveren masih dirawat di sebuah rumah sakit di Buenos Aires, ibukota Argentina. Kondisi Beveren tidak cukup baik untuk menjalani penerbangan dari Argentina menuju Perancis. Apalagi durasi penerbangan dari Argentina ke Perancis juga tergolong lama.

“Aku masih di Argentina. Kondisi kesehatanku tidak cukup baik untuk terbang, aku harus tinggal beberapa hari lagi di rumah sakit di sini, di Buenos Aires,” ungkap Beveren melalui akun Instagram.

Beveren mengaku sedih melihat semua teman-temannya menyentuh garis finish di Rally Dakar 2018 dan merayakan hal tersebut, sedangkan dia sendiri tidak lantaran harus berbaring di rumah sakit. Meskipun demikian, Beveren akan berjuang dengan sangat keras agar bisa memulihkan kondisinya dengan cepat sehingga bisa kembali tampil di Rally Dakar 2019.

“Ada perasaaan aneh melihat semua teman-temanku di Dakar menyentuh garis finish dan aku tidak menjadi salah satu yang merayakan hal itu. Ini sulit, tapi aku akan melakukan segala-galanya untuk tampil lagi tahun depan,” tutur Beveren di postingan yang lain.

Yamalube Yamaha Official Rally Team sendiri di paruh pertama Rally Dakar 2018 tampil sangat menjanjikan. Adrien Van Beveren, Xavier de Soultrait, dan Franco Caimi membalap dengan begitu impresif. Mereka kerap mengisi barisan depan di setiap stage, atau paling tidak masuk ke posisi 10 besar. Namun pada paruh kedua, satu per satu dari tiga rider andalan Yamalube Yamaha Official Rally Team itu tumbang karena cidera saat kecelakaan. Yamalube Yamaha Official Rally Team hanya menyisakan satu orang rider yang sanggup menyentuh garis finish, yaitu Rodney Faggotter. Itupun hanya berada di posisi ke-16 klasemen akhir.

Leave a Reply