Jose Ignacio Cornejo Resmi Direkrut Jadi Pembalap Tim Rally HRC

Penampilan gemilang rider muda asal Chile, Jose Ignacio Cornejo, di Rally Dakar 2018 ternyata membuat Honda Racing Corporation (HRC) kepincut. Di Rally Dakar 2018, Nacho bergabung dengan HRC (Monster Energy Honda Team) sebagai pengganti Paulo Goncalves yang masih mengalami cidera. Namun ternyata Nacho justru tampil sangat impresif. Rider berusia 23 tahun itu sanggup finish di posisi ke-10 klasemen akhir. Prestasi Nacho di Rally Dakar 2018 ini lebih baik dibandingkan dengan rider-rider Monster Energy Honda Team lainnya seperti Ricky Brabec, Joan Barreda, dan Michael Metge, di mana ketiganya gagal menyelesaikan balap hingga akhir stage. Pencapaian Nacho hanya kalah dari Kevin Benavides yang sukses menempati posisi runner-up Rally Dakar 2018.

Dengan masuknya Nacho, maka komposisi pembalap di Monster Energy Honda Team semakin gemuk. Tim HRC yang diwakili oleh Monster Energy Honda Team di kancah balap Rally bakal memiliki enam orang rider sekaligus, yaitu Kevin Benavides, Joan Barreda, Paulo Goncalves, Ricky Brabec, Michael Metge, dan Nacho Cornejo. Mereka diharapkan bisa menggempur dominasi Red Bull KTM Factory Racing di ajang balap Rally dunia seperti FIM Cross-Country Rallies World Championship, Rally Dakar, dan sejumlah event balap Rally lainnya.

Dalam rilis resmi yang diterima oleh Goracing.id dari Monster Energy Honda Team, disebutkan bahwa Nacho bisa beradaptasi dengan sangat cepat di atas motor Honda CRF450 RALLY milik HRC maupun dengan tim ketika menggantikan Paulo Goncalves. Nacho menyelesaikan Rally Dakar 2018 di posisi ke-10, sempat menikmati posisi ketujuh di Stage 4 dan posisi kelima di Stage 10, serta sempat berada di posisi ketujuh klasemen sementara. Berdasarkan hasil dan perilaku yang ditunjukkan oleh Nacho, maka HRC memilihnya sebagai rider resmi Monster Energy Honda Team. Tidak tanggung-tanggung, HRC mengikat Nacho dengan kontrak selama tiga tahun. Kontrak itu baru berakhir setelah Rally Dakar 2021 selesai digelar. Debut Nacho sebagai rider resmi HRC akan dilakukan di seri perdana kompetisi FIM Cross-Country Rallies World Championship 2018 yang digelar di Abu Dhabi Dessert Challenge.

“Kami sangat gembira memiliki anggota tim yang baru. Jose Ignacio Cornejo masuk ke dalam tim dengan sangat baik, dan kami sangat senang dengannya serta melihat dia bisa terintegrasi dengan cepat ke dalam Monster Energy Honda Team. Dia adalah anak laki-laki yang sangat mudah bergaul dan semua orang di dalam tim sangat menyukainya. Setelah apa yang dia lakukan di Dakar, adalah hal yang alami untuk bekerja sama dengannya di dalam tim,” ungkap Monster Energy Honda Team Manager Raul Castells.

Meskipun masih berusia muda, prestasi Jose Ignacio Cornejo di ajang balap Rally memang tergolong cukup moncer. Nacho menjalani debut di ajang balap Rally pada 2012 dengan mengikuti kompetisi Desafio Inka dan berhasil menempati posisi kedua klasemen akhir. Pada 2015 Nacho berhasil finish ke-10 di Desafio Ruta 40 dan Atacama Rally. Lalu pada 2016 Nacho memenangkan FIM Cross-Country Rallies Junior World Championship. Pada Rally Dakar 2018 yang lalu Nacho sebenarnya tergabung ke dalam MEC Team (Honda South America Rally Team). Namun cidera yang dialami oleh salah satu rider Monster Energy Honda Team, Paulo Goncalves, membuka jalan bagi Nacho untuk tergabung secara resmi menjadi rider HRC.

“Aku sangat gembira telah menandatangani kontrak dengan Monster Energy Honda Team sebagai salah satu rider HRC. Di Dakar 2018, aku mendapatkan kesempatan untuk masuk ke dalam tim hebat ini, meskipun aku tahu itu hanya untuk satu event balapan. Sekarang aku sangat termotivasi dan aku harap bisa membawa banyak hasil bagus untuk tim,” ujar Nacho.

Leave a Reply